
Alhamdulillah, kabar baik kembali hadir dari Rumah Tahfidz Qur’an Khairukum (RTQ Khairukum). Untuk kedua kalinya, pondok mendapatkan amanah wakaf satu unit sepeda motor dari Al Fatih Berkah Insani yang dipimpin oleh Ustadz Bambang Supriyanto. Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan aktivitas pendidikan dan operasional pondok, khususnya dalam mendukung mobilitas pengurus dan aktivitas para santri dalam menjalankan berbagai kegiatan pesantren.
Sebelumnya, Al Fatih Berkah Insani telah mewakafkan satu unit Suzuki Address yang hingga saat ini dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan operasional santriwati dan musyrifah, baik dalam menjalankan aktivitas di lingkungan pondok maupun ketika harus melakukan berbagai keperluan di luar pesantren. Kehadiran kendaraan tersebut menjadi fasilitas penting bagi pondok, terutama karena aktivitas pendidikan dan pembinaan santri tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga membutuhkan mobilitas untuk berbagai kebutuhan operasional.
Memasuki tahun ajaran baru, RTQ Khairukum kembali membuka program pendidikan untuk santri ikhwan. Bertambahnya unit pendidikan tentu membawa konsekuensi bertambahnya kebutuhan operasional. Alhamdulillah, di tengah ikhtiar tersebut, kembali hadir dukungan dari Al Fatih Berkah Insani berupa satu unit sepeda motor Honda Street yang diwakafkan untuk menunjang operasional yayasan dan pondok. Motor ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan administrasi, pengadaan kebutuhan pondok, mobilitas pengurus, hingga berbagai keperluan lain yang berkaitan dengan keberlangsungan pendidikan para santri.
Bagi sebuah pondok tahfidz, kendaraan operasional mungkin terlihat sebagai fasilitas sederhana. Namun, manfaatnya dapat menjangkau banyak aktivitas. Satu kendaraan dapat menjadi sarana untuk membeli kebutuhan dapur, mengantarkan perlengkapan pendidikan, mengurus administrasi, memenuhi kebutuhan santri, hingga mendukung kegiatan pembinaan dan pelayanan pondok. Karena itu, wakaf kendaraan bukan hanya tentang memberikan sebuah motor, tetapi tentang memudahkan banyak urusan yang setiap hari menopang perjalanan pendidikan para penghafal Al-Qur’an.
Dukungan Al Fatih Berkah Insani kepada RTQ Khairukum juga tidak berhenti pada dua unit motor. Melalui advokasi dan perhatian dari direkturnya, Ustadz Bambang Supriyanto, Pondok Asrama Akhwat Khairukum sebelumnya juga mendapatkan dukungan pengadaan karpet secara penuh untuk aula masjid. Karpet tersebut digunakan sebagai alas untuk kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan para santriwati. Rangkaian dukungan ini menunjukkan bahwa perhatian yang diberikan bukan sekadar bantuan satu kali, tetapi sebuah upaya untuk ikut menguatkan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan Islam di lingkungan pondok.
Semangat berbagi seperti ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, bahwa orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah diibaratkan seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan pada setiap bulir terdapat seratus biji. Gambaran tersebut mengajarkan bahwa kebaikan yang diberikan di jalan Allah memiliki potensi kebermanfaatan yang jauh lebih besar daripada apa yang terlihat. Sebuah motor mungkin hanya memiliki satu fungsi sebagai kendaraan, tetapi ketika digunakan untuk mendukung pendidikan, pelayanan santri, dan aktivitas dakwah, manfaatnya dapat menyentuh begitu banyak orang.
Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.”(HR. Muslim). Wakaf kendaraan yang digunakan untuk menunjang aktivitas pendidikan dan dakwah diharapkan menjadi bagian dari amal jariyah tersebut. Setiap perjalanan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pondok, setiap urusan santri yang dimudahkan, dan setiap aktivitas pendidikan yang terbantu oleh kendaraan tersebut, semoga menjadi rangkaian kebaikan yang terus dicatat sebagai pahala bagi para pewakaf dan seluruh pihak yang terlibat.
Serah terima wakaf motor ini akhirnya bukan hanya menjadi momentum bertambahnya fasilitas pondok, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan mencetak generasi penghafal Al-Qur’an adalah perjalanan bersama. Ada santri yang belajar dan menghafal, ada musyrifah yang membimbing, ada pengurus yang memastikan pondok berjalan, dan ada para donatur serta mitra kebaikan yang ikut mengambil bagian dari balik layar. Alhamdulillah, melalui dukungan Al Fatih Berkah Insani, ikhtiar RTQ Khairukum kembali dikuatkan. Semoga Honda Street yang diwakafkan ini menjadi kendaraan yang penuh keberkahan, mengantarkan banyak urusan kebaikan, dan menjadi saksi panjang perjalanan lahirnya para penjaga Al-Qur’an di RTQ Khairukum.





